Lukas 23:33-43
34”Yesus berkata:’ya Bapa,ampunilah mereka,sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat.’dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-nya.”
Pernahkah anda mengalami sesuatu yang pahit didalam hidup anda?jawabanya pasti ya,atau bahkan sangat seriing!Kita tidak dapat menghindari hal-hal yang menyakitkan di dalam hidup ini,tapi kita dapat menentukan sikap untuk menang atau kalah,itulah berita baiknya.Ada banyak orang percaya yang menghabiskan waktunya dengan duduk di kursi sambil mengingat pengalaman-pengalaman pahit yang telah menimpanya di masa lalu.Ia selalu ingat akan wajah-wajah orang yang menyakitinya dan menyesali apa yang telah menimpanya.
Seekor anjing yang di rantai,menncoba berontak dan ingin melepaskan diri dari kaitanya.Namun semakin ia memberontak semakin kencang tali rantai itu melilit lehernya.Itulah gambaran seseorang yang membiarkan dirinya diikat oleh kepahitan masa lalu
MY BRO N SIS,kita harus mengampuni orang-orang yang menyakiti kita,dan belajar melupakan peristiwa-peristiwa buruk yang pernah kita alami.Kepahitan ibarat rantai yang dapat mengikat kita,hingga kita tidak dapat menikmati hidup ini dengan leluasa.Kepahitan hanya akan mencekik kebebasan dan sukacita kita sehingga kita akan menjadi seorang yang suka bersungut-sungut.Kepahitan akan membunuh karakter/citra diri kita yang positif menjadi hal-hal yang negatif.
Mari kita belajar dari Yesus,Dia tidak membiarkan kepahitan menguasai hati-NYA ketika Ia dihina dan disalibkan.Ia memilih untuk memberkati orang-orang yang menyakiti-NYA.Jika kita ingin belajar tentang kepahitan belajarlah dari YESUS yang telah mengalami penolakan,penghinaan,bahkan siksaan yang begitu berat.Apapun yang kita alami hari2 ini pastilah tidak sebanding dengan apa yang telah DIA alamai
Pilihan ada di tangan kita,apakah kita mau melepaskan pengampunan,atau membiarkan kepahitan mengikat kita.Putuskanlah hari ini,bebaskan diri kita dan nikmatilah segala yang baik,Nikmatilah berkat-berkat Tuhan di dalam hidup kita,
TUHAN YESUS MEMBERKATI
-Y4C-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar